Cara Beli Tiket Kapal secara Online dan Syarat Perjalanan Laut, Penerima Booster Tak Wajib PCR

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengizinkan masyarakat untuk mudik lebaran tahun 2022 ini dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Pemudik dapat menggunakan berbagai jalur transportasi, seperti kereta api, bus, pesawat, dan kapal. Bagi pemudik antar pulau yang ingin memangkas biaya mudik, dapat memilih transportasi kapal laut.

Pemesanan tiket kapal laut dapat dilakukan secara online melalui website perusahaan negara, Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni). Berikut ini cara memesan dan membeli tiket kapal secara online. 1. Masuk ke laman resmi PT Pelni, yaitu .

2. Pada halaman utama, klik " " yang ada di tab teratas Anda bisa memilih pelabuhan asal, pelabuhan tujuan, dan tanggal keberangkatan. 3. Pilih pelabuhan asal dan pelabuhan destinasi

Kolom destinasi akan merespons secara otomatis untuk menampilkan pelabuhan yangbisa dicapai dari pelabuhan asal tersebut. 4. Cari tanggal dan bulan keberangkatan Tanggal dan bulan keberangkatan ini akan ditampilkan sesuai jadwal.

Sistem akan menampilkan daftar apakah ada rute kapal yang beroperasi di tanggal dan bulan yang dimaksud. Jika ternyata tanggal keberangkatan yang Anda masukkan tidak ada, maka Anda harus mengganti tanggal sesuai rute kapal beroperasi. 5. Tentukan jenis dan jumlah penumpang

Langkah selanjutnya adalah menentukan jumlah penumpang yang akan memesan tiket. Klik kolom penumpang dan pilih berapa jumlah penumpang laki laki, jumlah penumpang wanita, dan jumlah penumpang bayi (0 23 bulan). Data akan menampilkan jumlah biaya yang harus dibayar sesuai penumpang.

6. Isi data pemesan tiket Pastikan data yang Anda isi telah benar, lalu klik " " Selanjutnya, pesan tiket dengan cara mengisi formulir data pemesan tiket.

7. Isi data calon penumpang Setelahnya, Anda harus mengisi formulir data calon penumpang yang terdiri dari nama, nomor KTP, tanggal lahir. Klik " ".

8. Pembayaran Langkah terakhir adalah penerimaan informasi pembayaran, Kode Pembayaran, dan Total Harga yang harus dibayar. Pembayaran ini dapat dilakukan di Loket Pelni atau melalui BRI.

Bukti pembayaran nantinya akan ditukarkan dengan tiket di loket atau kantor cabang PT Pelni, maksimal 1 x 24 jam sebelum jadwal keberangkatan kapal. Saat ini, syarat naik kapal laut sesuai dengan Tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Laut Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid 19) dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengenai syarat naik kapal laut 2022. Peraturan ini berlaku efektif sejak 8 Maret 2022 hingga waktu yang ditentukan kemudian atau adanya peraturan baru yang menggantinya.

Berikut aturannya: 1. Pelaku Perjalanan Dalam Negeri wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat melakukan perjalanan. 2. Pelaku Perjalanan Dalam Negeri yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua atau vaksinasi dosis ketiga (booster) tidak diwajibkan menunjukan hasil negatif tes RT PCR atau rapid test antigen;

3. Pelaku Perjalanan Dalam Negeri yang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama wajib menunjukan hasil negatif tes RT PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam atau rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan; 4. Pelaku Perjalanan Dalam Negeri dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan pelaku perjalanan tidak dapat menerima vaksinasi wajib menunjukan hasil negatif tes RT PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 jam atau rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan. 5. Pelaku Perjalanan Dalam Negeri dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan pelaku perjalanan tidak dapat menerima vaksinasi wajib melampirkan surat keterangan dokter dari Rumah Sakit Pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid 19;

6. Pelaku Perjalanan Dalam Negeri dengan usia dibawah 6 tahun dapat melakukan perjalanan dengan pendamping perjalanan dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Penggunaan dokumen persyaratan perjalanan tersebut tidak berlaku bagi penumpang kapal laut yang akan melakukan perjalanan di wilayah perintis, daerah Tertinggal, Terdepan, Terluar dan Perbatasan (3TP), dan pelayaran terbatas, dan dilaksanakan berdasarkan kebijakan sesuai kondisi daerah masing masing. 1. Mematuhi protokol kesehatan 3M, yaitu: memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan handsanitizer;

2. Menggunakan masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutup hidung, mulut dan dagu; Mengganti masker secara berkala setiap 4 jam, dan membuang limbah masker di tempat yang disediakan; 3. Mencuci tangan secara berkala menggunakan air dan sabun atau handsanitizer, terutama setelah menyentuh benda yang disentuh orang lain; 4. Menjaga jarak minimal 1,5 meter dengan orang lain serta menghindari kerumunan;

5. Tidak diperkenankan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan.

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.